Nabung Selama 20 Tahun,Pemulung Naik Haji


Nabung Selama 20 Tahun,Pemulung Naik Haji

Beberapa hari lagi,Mbok Karyati (68),seorang pemulung dari Probolinggo akan terbang ke tanah suci,lebih tepatnya pada tanggal 29 September 2013 melalui kloter 43 embarkasi Juanda .

Apabila dilihat dari sisi pendapatan ekonomi,memang sulit dipercaya seorang pemulung berhasil mencapai keinginannya untuk menunaikan rukun Islam yang ke lima tersebut.Namun dengan keyakinan,niat serta usaha yang sungguh-sungguh,mampu mengantarkan janda beranak empat ini pada sesuatu yang dicita-citakannya.Ia selalu percaya sutau hari keinginannya tersebut bisa terwujud .

Mbok Karyati mengatakan,cita –cita untuk naik haji tersebut sudah sekian lama terpendam.Mbok Karyati telah bekerja keras selama bertahun-tahun untuk dapat memenuhi keinginannya tersebut.Sebelumnya ,pada tahun 2001, ia pernah memiliki toko kelontong di desanya,Pondok Wuluh,Kecamatan Leces,Probolinggo.Namun,usaha kelontongnya bangkrut pada tahun 2005.Demi memenuhi kebutuhan hidup,Mbok Karyati kemudian beralih menjadi seorang pemulung.Selama duapuluh tahun,Mbok Karyati menyisihkan sebagian jerih payahnya sebagai pengais barang-barang bekas seperti plastik dan kertas.Pekerjaan yang seringkali dipandang sebelah mata ini,tidak menyurutkan niatnya untuk bisa menggapai cita-cita menunaikan ibadah haji.

Masalah tidak berhenti sampai disitu Ketika sudah terkumpul sekitar 40 juta,musibahpun menimpanya.Uang sebesar 40 juta tersebut lenyap seketika.Pada awalnya.uang tersebut pinjam oleh seseorang namun tak kunjung di kembalikan.Padahal saat itu Mbok Karyati berniat untuk mendaftarkan diri menjadi calon jamaah haji. “Saya hanya pasrah,tapi saya tidak akan menyerah,” tutur Mbok Karyati di rumahnya.Keikhlasannya mnjadi contoh bagi kita semua.Semangat dan niatnya yang tulus untuk memenuhi panggilan Allah patut diacungi jempol.

Mbok Karyati yang hidup sendiri ini,setiap hari berkeliling dari kampung satu ke kampung yang lain.Dengan menggunakan sepeda butut kesayangannya,ia berkeliling untuk mengumpulkan barang-barang bekas. Dalam satu hari,upah memungut barang bekas sekitar 10 ribu rupiah.”Sebagian ditabung dan sebagian lagi untuk makan,” begitu ujar Mbok Karyati.Ia jarang sekali berkumpul dengan anak-anaknya,untuk sekedar menginap ditempat mereka pun jarang.Ia memilih untuk tetap tinggal di tokonya yang sudah usang,terkadang ia menginap di masjid desa.Mbok Karyati juga rajin membersihkan masjid.Kalau membersihkan masjid,kadang ada yang memberinya rejeki.Rejeki tersebut ditabung untuk tambahan tabungannya.Mbok Karyati memilih hidup sendiri bukan karena apa-apa,namun nenek bercucu 12 ini tidak mau menjadi beban bagi anak-anak dan cucu-cucunya.Ia berpendapat,lebih nyaman hidup mandiri daripada merepotkan anak-anaknya.Lagipula,meskipun sudah menjadi nenek,Mbok Karyati masih diberi kesehatan yang cukup.Ia juga merupakan sosok yang memiliki semangat yang tinggi .Hal itu tentunya bisa menjadi inspirasi bagi kita dan orang-orang disekitarnya.

Hasil dari jerih payah dan kerja keras Mbok Karyati tidak sia-sia.Berbekal keikhlasan hati serta keyakinan,Ia akan berangkat haji tahun ini.Mbok Karyati direncanakan akan terbang ke Mekkah pada tanggal 29 September 2013 melalui kloter 43 embarkasi Juanda.

Kabar seorang nenek pemungut barang bekas ini terdengar sampai ke Bupati Probolinggo,Hj Tantriana Aminuddin.Istri mantan bupati Probolinggo Hasan Aminuddin ini kemudian berkunjung ke kediaman Mbok Karyati di Pondok Wuluh bersama sejumlah bawahannya setelah mendengar berita tersebut.Ia begitu terharu mendengar kisah hidup Mbok Karyati.Hatinya tersentuh ketika melihat keadaan Mbok Karyati,tinggal sendirian di rumah usang yang tak terawat,makan seadanya,namun masih memiliki semangat yang luar biasa.Cita-citanya yang tinggi dengan perjuangan hidupnya membuat hatinya tergerak untuk membantu.Dalam kunjungannya itu,perempuan cantik yang dikenal tegas itu memberi tambahan bekal untuk ibadah haji Mbok Karyati.Keterbatasan ternyata tidak akan membatasi cita-cita dan keinginan seseorang apabila seseorang tersebut mau bekerja keras dan memiliki semangat dan keyakinan teguh akan keinginannya tersebut.

http://sosok.kompasiana.com/2013/09/25/nabung-selama-20-tahunpemulung-naik-haji-594957.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: