Ribuan Santri di Lombok Gelar Salat Gaib


VIVAnews — Ribuan santri Pondok Pesantren Qomarul Huda dan masyarakat Desa Bagu Lombok Tengah menggelar sholat Gaib atas wafatnya Abdurrahman Wahid (Gus Dur), kemarin, Rabu 30 Desember 2009.

Pesantren Qomarul Huda adalah Pondok Pesantren tempat berkumpulnya 30 Kiyai Khass se Indonesia untuk menentukan sikap naiknya Gus Dur sebagai Presiden ke IV.

Sholat Gaib dan tahlil dipimpin langsung oleh Tuan Guru Haji Turmuzi Baharuddin selaku Pimpinan Pondok Pesantren Qomarul Huda. Dalam kesempatan itu TGH Turmuzi tidak banyak berkomentar terkait wafatnya Gus Dur.

“Saya berharap masyarakat Ikhlas dan mendo’akan semoga Almagfurullah Gus Dur diridhai Allah,”kata TGH Turmuzi usai memimpin Sholat Ghaib di Lombok Tengah Kamis 31 Desember 2009.

Sesaat setelah memimpin Sholat Gaib TGH Turmuzi langsung berangkat menuju Jombang Jawa Timur tempat Gus Dur di makamkan. Kedekatan TGH Turmuzi dengan Gus Dur sangat erat.

Terbukti ketika Gus Dur memilih Pondok Pesantren Qamarul Huda Desa Bagu sebagai tempat berkumpulnya 30 kiyai Khas untuk menetukan sikap kepemimpinan Gus Dur pada tahun 2004.

Hal itu dibenarkan oleh Ustat Zarkasih Efendi selaku Kordinator Pondok Pesantren. Saat itu Gus Dur memilih Pesantren Qomarul Huda sebagai tempat rapat. Pondok Pesantren itu juga pernah menjadi tempat bersejarah Musyawarah Nasional Nahdatul Ulama jelang lengsernyaPresiden Suharto.

“Kalau beliau datang pasti menginap disini. Beliau tidak mau tinggal di Hotel dengan berbagai alasan,”ujar Ustat Zarkasi kepada wartawan.

Lebih lanjut Zarkasi mengatakan pertemuan antara TGH Turmuzi dengan Gus Dur terakhir dilakukan dalam bulan Dzul Hijjah. Saat itu TGH Turmuzi hendak berangkat menunaikan ibadah Haji ke Makkah. Sekembalinya dari tanah suci TGH Turmuzi langsung menghubungi Gus Dur yang dirawat di RSCM.

Kiyai Haji Abdurrahman Wahid wafat pukul 18.40 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta Pusat. Gus Dur wafat setelah sempat menjalani perawatan akibat penyakit yang dideritanya. Jenazah Gus Dur dimakamkan di Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang Jawa Timur. Gus Dur meninggalkan seorang istri dan empat orang putri.

Laporan: Edy Gustan | Mataram
• VIVAnews

sumber :
http://www.yiela.com/view/828752/rombongan-klenteng-datangi-pemakaman-gus-dur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: