Putra Jombang Pertama yang Jadi Presiden


SURABAYA POST — Berita meninggalnya Gus Dur membuat masyarakat Jombang sedih. Karena Gus Dur adalah tokoh karismatik, bapak demokrasi Indonesia. Sampai sekarang kemampuan Gus Dur di Indonesia belum ada yang menyamai. Sehingga banyak warga yang merasa kehilangan panutan.

Seperti dikatakan Junaidi Hidayat Ketua Dewan Pendidikan Kab. Jombang merasa kehilangan seorang tokoh panutan demokrasi handal. Karena, kepiawaian Gus Dur di dalam berpolitik yang cantik dan banyak membawa pengaruh positif di dalam etika berpolitik yang sampai sekarang belum ada penggantinya.

Apalagi Gus Dur adalah warga asli Jombang pertama yang mampu menjadi Presiden Republik Indonesia. Gus Dur itu bisa diibaratkan buku yang terbuka bisa dibaca semua lapisan masyarakat.

Ketua Ansor Jombang Solahul AAm Notobuwono (Gus Aam) mengatakan Gus Dur adalah bapak bangsa yang memiliki pemikiran maju kedepan yang sulit dicari penggantinya. Sedangkan Alie Wien, salah seorang tokoh keturunan Tionghoa asal Jombang mengatakan, meninggalnya Gus Dur sangat mengejutkan.

Karena, dua hari lalu kesehatan Gus Dur dinyatakan membaik saat dirawat di RSCM Jakarta, namun mendadak kemarin petang Gus Dur dikabarkan meninggal. “Saat itu saya tidak langsung percaya informasi itu. Namun setelah saya melihat tayangan televisi yang menyiarkan Gus Dur meninggal, saya baru percaya. Jasa Gus Dur kepada kaum minoritas sangat besar sekali,” ujar dia.

Sementara, Abdullah salah seorang santri dari Ponpes Tambak Beras mengatakan, dia kehilangan kiai besar yang memiliki pengetahuan dan wawasan luas. ”Makanya saya ini sangat senang dengan sepak terjang Gus Dur. Dia lelaki yang tak mengenal takut kepada siapapun. Karena beliau memahami secara mutlak konsep hidup di dunia. Beliau juga tokoh yang suka membela warga yang tertindas, minoritas dan ketidakadilan tanpa pamrih,” katanya.

Saat Gus Dur drop dan dirawat di RSUD Jombang dia sempat salat dan mendoakan agar Gus Dur sembuh dan sehat. “Saat Gus Dur dinyatakan sehat, hati saya senang, namun tadi malam saya lemas setelah mendengar Gus Dur meninggal,” katanya.

Laporan: Bambang Sujarwanto
• VIVAnews

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: