Kenangan Muchtar Pakpahan bersama Gus Dur (1)


Kenangan bersama Gus Dur

Sebagai penghormatan saya kepada Gusdur, berikut ini akan saya kemukakan pengalaman2 unik yang mengesankan yang saya alami bersama Gusdur. Ketika saya mengalami beberapa kali kesulitan, Gusdur memberi perlindungan. Ketika saya menemui jalan buntu, Gusdur tampil sebagai guru memberi jalan keluar. Ketika tukar pikiran dan bercanda, Gusdur berlaku sebagai sahabat.

Pertemuan Buruh Nasional. 040110

24-26 aPRIL 1992, BERLANGSUNG PERTEMUAN BURUH NASIONAL di hotel cipayung Bogor, yang dihadiri 107 tokoh, aktivis dan buruh. Penanggungjawab Pertemuan tsb adalah Muchtar Pakpahan, Sukowaluyo Mintorahardjo, Sabam Sirait dan KH. Abdurrahman Wahid. Yang mengurus ijin pertemuan adalah Yayasan Komunikasi, yang sekarang menjadi Parkindo, tetapi Gusdur ikut tandatangani permohonan ijin.

Polri tdk memberi ijin karena tdk direkomendasikan TNI. Walaupun tanpa ijin, pertemuan tetap berlangsung. Ruang pertemuan di Hotel Cipayung itu, dikepung oleh banyak TNI/AD ada yg bilang sampai ribuan orang.

Ketika terdengar ada pembicaraan melalui HT, si pembicara bilang, mhn petunjuk apa tindakan karena gajah selalu di dalam.

Rupanya yang dimaksud gajah adalah Gusdur. Karena gajah ada, pertemuan tidak dibubarkan, tanggal 25 April 1992, dideklarasikanlah berdirinya (K)SBSI.

Dalam proses pendirian KSBSI ini, ada dua yang menarik. Kami berdua beberapa kali bertemu dimulai jam 24 atau 01 tengah malam di PBNU. Yang menarik lainnya, ketika Sukowaluyo tampil sebagai pembicara, Gusdur terdengar mendengkur, alias tidur pulas.

Waktu SukoWaluyo menyampaikan sesuatu, peserta tertawa, Gusdur terbangun langsung menimpali, peserta geerrrr tertawa,, habis itu Gusdur mendengkur lagi.

Sejak deklarasi SBSI dinyatakan terlarang, sama dengan PKI. Dampaknya, ada beberapa pengurus SBSI dibunuh, banyak dianiaya, 289 pernah dipenjarakan. Gusdur beberapa menanyakan kesulitan dan memberi perlindungan.

Suatu kali Gusdur bertanya, SBSI tdk punya meja dan kursi ya? seperti rapat kambing lah ya? tapi jangan berkecil hati. Besoknya ada seseorang suruhan Gusdur menghantar kursi lipat kuliah sebanyak 50 buah dan ditambah meja. Sejak itu terjadilah peningkatan dari rapat kambing menjadi rapat aktivis perburuhan. Meja itu masih ada sekarang di KSBSI.

http://www.muchtarpakpahan.com/2010/01/kenangan-bersama-gus-dur.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: