Din Tidak Sepakat dengan Gelar Bapak Pluralisme


Jakarta, RMOL. Usulan Wahid Institute yang meminta hari wafatnya mantan Presiden Abdurrahman Wahid sebagai hari pluralisme dinilai tidak tepat oleh Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin.

Din mengatakan sebenarnya hak semua pihak untuk berpendapat dan mengusulkan gelar pada almarhum mantan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu.

“Wajar punya obsesi. Kalau saya berpendapat Gus Dur lebih baik sebagai bapak demokratis Indonesia karena Gus Dur lebih tampil sebagai pendorong demokrasi di Indonesia daripada sebagai tokoh pluralisme,” kata Din di kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut Din, isu pluralisme sudah menjadi isu yang tidak asing bagi bangsa. Pluralisme dan keberagaman itu sudah diatur dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika.

“Kita bangsa majemuk. Sepatutnya, yang dianugerahi bapak pluralisme adalah tokoh yang memberikan Bhineka Tunggal Ika karena itu berpengaruh terhadap kebatinan bangsa,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Din, bila berbicara tentang tokoh pluralisme dan kemajemukan, kalangan Muhammdiyah juga memiliki tokoh pluralisme yaitu Ki Bagus Hadikusumo.

“Dia tokoh Muhammadiyah yang saat itu menampung keberatan dari kaum Kristiani atas tujuh piagam Jakarta yang salah satu poinnya berisikan syariah Islam. Kalau hemat saya Gus dur ini kan pembela kelompok minoritas yang memberikan kesempatan pada masyarakat Konghucu, tetapi saya bukan orang yang menolak usulan Wahid Institute. Itu hak mereka,” tandas Din. [ald]

sumber :
http://www.rakyatmerdeka.co.id/news/2010/01/06/86013/GUS-DUR-WAFAT-Din-Tidak-Sepakat-dengan-Gelar-Bapak-Pluralisme-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: