Pertemuan Parpol Akan Bahas Format Kompromi


Pertemuan Parpol Akan Bahas Format Kompromi
10-7-2001 / 12:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa Chotibul Umam mengungkapkan, PKB sudah mendapat undangan dari Presiden untuk pertemuan silaturhmi yang akan berlangsung di Istana Bogor, Senin (9/7) besok. “Walaupun formalnya pertemuan itu adalah pertemuan silaturahmi, tapi tujuan utamanya adalah menentukan format kompromi untuk menyelesaikan konflik politik,” kata Chotibul kepada beberapa wartawan seusai konfrensi pers di Gedung DPP PKB, Kuningan, Jakarta, Sabtu (7/7).

Chotibul mengatakan, pertemuan tersebut juga terbuka untuk menampung semua keinginan pimpinan partai, seperti, apakah kita harus ada kompromi dan bentuknya seperti apa. Surat undangan tersebut sudah berada di tangan Wakil Sekjen PKB Yahya staquf. Dipastikan Ketua Umum PKB Matori Abdur Djalil akan hadir.

Salah satu kompromi yang akan ditawarkan dalam pertemuan itu adalah Sidang Istimewa tetap dilangsungkan pada 1 Agustus mendatang, tetapi tidak meminta pertanggungjawaban Presiden. “Jadi sebenarnya, PKB setuju dengan laporan pertagungjawaban Presiden tapi rujukannya adalah yang menjadi landasan SI yaitu kasus yang dibawa ke memorandum I dan memorandum II (Buloggate dan Bruneigate-red),” jelas Cak Umam.

Ketika ditanya bagaimana bila tawaran tersebut ditolak, Cak Umam dengan sigap mengatakan, yang penting dari pertemuan itu adalah prosesnya bukan hasilnya. “Kita tidak berbicara out put-nya, tapi prosesnya. Presiden dalam forum ini terbuka, dan juga terbuka untuk pers. Intinya ada transparasi politik. PKB mau apa, Golkar mau apa, PDIP mau apa,” ujarnya.

Seperti diketahui, Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Wakil Presiden, Megawati Soekarnoputri, sudah beberapa kali menolak untuk menghadiri pertemuan pimpinan partai-partai politik tersebut. Menurut Chotibul, meskipun salah satu partai, termasuk PDIP, tidak mau mau menghadiri forum itu, tidak akan menganggu niat baik Presiden melakukan pertemuan itu. “Lagi pula, PDI Perjuangan itu berapa sih anggotanya di parlemen? Kan hanya 153 kuri. Jadi, kalau partai-partai lainnya hadir, berapa perbandingannya dengan PDI Perjuangan?” kata Chotibul.

Menurut Chotibul, sampai saat ini, partai yang sudah menyatakan kahadirannya adalah Golkar, PPP, PKB, dan PDKB. Untuk itu, Chotibul yakin pertemuan yang digagas Presiden Wahid akan effektif untuk meredam konflik politik yang akhir-akhir semakin menegang, terutama perseteruan antara Presiden Wahid dengan Wapres Megawati Soekarnoputri. (Siti Marwiyah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: