Mahasiswa Desak Presiden Bentuk Pemerintahan Presidium


Mahasiswa Desak Presiden Bentuk Pemerintahan Presidium
17-7-2001 / 11:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Mahasiswa yang tergabung dalam Panitia Bersama Diskusi Besar “Refleksi Perjuangan Reformasi” mendesak Presiden Abdurrahman Wahid untuk membentuk pemerintahan transisi berbentuk presidium. Pernyataan sikap mahasiswa itu dibacakan oleh salah seorang panitia, Ahmad Hadi Hardilani, di tangga masuk gedung Mahkamah Agung, Senin (16/7) pukul 13.00.

Menurut Ahmad Hadi Hardilani, pemerintahan transisi tersebut bertugas mempersiapkan percepatan pemilu tanpa Pratai Golkar dan membentuk parlemen baru serta mempersiapkan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden secara langsung dalam satu paket. “Pemerintahan transisi berbentuk presidium itu untuk melawan langkah-langkah perjuangan anasir Orde Baru. Dan kami sudah mempersiapkan semuanya. Kami bagi-bagi tugas, ada yang merancang dan melobi,” papar Hadi, yang masih memakai jaket warna kuning, bertulis FSUI (Fakultas Sastra Universitas Indonesia).

Setelah pemerintahan transisi itu terbentuk, kata Hadi, fungsi Presiden Wahid akan digantikan oleh pemerintahan transisi. Hadi tidak keberatan dalam pemerintahan itu diisi oleh teknokrat, pakar, politisi maupun mahasiswa, namun syaratnya mereka bukan dari anasir Orde Baru. “Personelnya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan kami,” ungkap dia, yang saat itu didampingi beberapa panitia bersama diskusi besar “Refleksi Perjuangan Reformasi”.

Panitia diskusi yang gagal menghadirkan empat tokoh, Megawati, Amien Rais, Sultan Hamangkubuwono X, kecuali Presiden Wahid di Hotel Indonesia (HI) Minggu (15/7) itu, juga menyatakan mencabut tongkat komando reformasi yang telah mereka serahkan kepada empat tokoh Ciganjur 12 November 1998 lalu. Mereka juga mendesak Presiden, agar membekukan MPR/DPR hasil pemilu 1999 dengan cara mencabut PP Nomor 33/1999 tentang pelaksanaan UU Nomor 3/1999 tentang pemilu dan Keppres Nomor 92/1999 tentang pengesahan pemilu.

Panitia disikusi yang baru dibentuk hanya lima hari sebelum pelaksanaan disikusi berlangsung ini. (Adi Mawardi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: