GP Ansor dan Banser Jatim Garap Resolusi Politik


GP Ansor dan Banser Jatim Garap Resolusi Politik
16-7-2001 / 11:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sebanyak 180 pengurus GerakanPemuda (GP) Ansor dan Bantuan Serbaguna (Banser) Nahdatul Ulama (NU) seluruh Jawa Timur tengah merumuskan resolusi gerakan dan pernyataan sikap politik. Pertemuan yang mereka lakukan di Hotel Utami, kawasan Juanda, Sidoarjo, Jumat (13/7), berkaitan arus kencang Sidang Istimewa MPR yang tidak bisa dibendung lagi untuk melengserkan Presiden Abdurrahman Wahid.

Panitia pertemuan tersebut mengundang Panda Nababan (anggota DPR/MPR dari Fraksi PDI-P), Arbi Sanit (pengamat politik UI), Muchith Muzadi (Rois Syuriah PBNU), serta Ketua Umum GP Ansor,Syaifullah Yusuf. Panitia juga melayangkan undangan kepada Rachmawati Soekarnoputri dan Letjen (Pur) Harsudiono Hartas, mantan Kassospol ABRI, untuk tampil berdialog dalam forum itu. Namun, keduanya tidak bisa hadir. “Pak Harsudiono tidak bisa meninggalkan Jakarta,” ujar seorang pengurus Ansor Jawa Timur.

Wakil Ketua GP Ansor Jawa Timur, Imam Ghozali Aro menjelaskan, forum pertemuan itu diikuti oleh ketua dan sekretaris dari 40 pengurus cabang GP Ansor dan komandan Banser NU se-Jawa Timur. Selain itu, hadir pula 60 fungsionaris Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur. “Forum bersifat interaktif. Kami tidak ingin diceramahi, tapi saling tukar pikiran, informasi dan melakukan klarifikasi,” ujar Imam Ghozali.

Salah satu masalah yang hendak mereka klarifikasi adalah arus utama politik di tubuh PDI-P yang terbilang sangat kencang mendesak Sidang Istimewa MPR. Proses klarifikasi tersebut diharapkan bisa tuntas dari penjelasan Panda Nababan. “PDI-P kok begini sih? Apa yang sebenarnya terjadi? Lalu, Ansor dan Banser sebaiknya harus bagaimana? Apakah PDI-P juga memperhitungkan arus politik di massa bawah. Kami berharap Panda Nababan menjawab tuntas,” ujar Imam Ghozali.

Direncanakan, forum pertemuan itu selesai, Sabtu (14/7), dengan menelurkan resolusi politik yang mencakup rekomendasi dan pernyataan sikap segenap pengurus Ansor dan Banser se-Jawa Timur. “Inilah yang akan menjadi patokan warga Ansor dan Banser dalam bersikap dan bertindak,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun TEMPO menyebutkan, kecenderungan resolusi itu adalah mendukung penuh langkah-langkah yang akan diambil Presiden Wahid. Termasuk ancaman dekrit pembubaran DPR/MPR? “Lihat saja besok!” kata Ketua GP Ansor Jawa Timur, MH Rofiq. (Adi Sutarwijono)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: