Diragukan Rencana Gus Dur Mengeluarkan Dekrit


Diragukan Rencana Gus Dur Mengeluarkan Dekrit
20-7-2001 / 11:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Rencana Presiden Abdurrahman Wahid mengeluarkan dekrit pada 20 Juli mendatang dinilai sebagai sesuatu yang tidak mungkin terjadi. Demikian pendapat anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Didik Suprianto dan Fungsionaris PAN Hatta Radjasa, yang dihubungi secara terpisah, kepada TEMPO melalui telpon Rabu (18/7) malam. “Saya meragukan keberanian Gus Dur mengeluarkan dekrit,” kata Didik.

Keraguannya dilandasi karena tidak adanya dukungan dari beberapa kekuatan politik untuk dikeluarkannya dekrit. Hal ini, menurutnya, juga diperkuat dari sikap Fraksi TNI/Polri yang juga tidak memberikan dukungan untuk dikeluarkannya dekrit tersebut. “Fraksi TNI/Polri saja juga tidak mendukung dikeluarkannya dekrit,” papar Didik.

Rencana Gus Dur mengeluarkan dekrit, dinilai Didik, sebagai sesuatu tindakan yang melanggar konstitusi. Meskipun dikeluarkan tidak ada konsekuensi hukum yang dapat membekukan DPR. “Gus Dur tidak mempunyai hak untuk membubarkan parlemen, dekrit jelas–jelas cacat hukum,” tegas Didik.

Olehkarenanya, menurut Didik, apabila dekrit presiden jadi dikeluarkan, Gus Dur harus dikenakan hukuman. Dan menurutnya, hukuman yang paling tepat adalah diberhentikan dari jabatannya sebagai presiden. “Gus Dur harus dicopot dari kursi presiden. Tentunya melalui cara konstitusi, yaitu Sidang Istimewa MPR,” kata Didik.

Seperti halnya Didik, anggota DPR yang juga Sekjen PAN Hatta Redjasa, merasa tidak yakin Gus Dur akan mengeluarkan dekrit. Hatta melihat tidak adanya kekuatan politik yang mendukung dikeluarkannya dekrit, begitu juga dengan Fraksi TNI/Polri. “Alasan Gus Dur mengeluarkan dekrit sangatlah tidak jelas,” kata Hatta.

Bahkan ia menilai tindakan Gus Dur dengan menunda pelaksanaan dekrit sebagai suatu tindakan yang ngawur. “Lebih ngawur lagi kalau pelaksanaannya ditunda,” jelas Hatta. (kurniawan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: