Akbar Mengakui Telah Bertemu Presiden Wahid


Akbar Mengakui Telah Bertemu Presiden Wahid
12-7-2001 / 19:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Umum Golkar (Golongan Karya) mengaku telah bertemu dengan Presiden Aburrahman Wahid Selasa kemarin (10/7). Menurutnya, pertemuan tersebut bersifat informal, “tidak ada kesepakatan-kesepakatan formal.”

Dalam pertemuan tersebut, kata Akbar di Gedung Nusantara III DPR, Jakarta, Rabu (11/7), kembali diungkap masalah permintaan pertanggungjawaban presiden dalam Sidang Istimewa (SI) nanti. Sementara Presiden Wahid tidak menginginkannya karena pertanggungjawaban hanya ada pada akhir masa jabatan. “Memang, di akhir masa jabatan, bila tidak ada sesuatu,” kata Akbar. Akbar tetap bersikukuh meminta pertanggungjawaban presiden dan hal tersebut dinilai konstitusional.

Akbar mengelak pertanyaan wartawan sekitar pemrakarsa pertemuan itu. “Engga usah ditanya inisiatif dari mana,” jawab Akbar sambil tersenyum.

Tentang rencana presiden akan mengeluarkan dekrit pada 20 Juli, Akbar mengaku mendengarnya dari Wahid dalam pertemuan kemarin. Dekrit itu, kata Akbar, akan dikeluarkan bila tidak ada sesuatu, seperti kompromi. Wahid bersikeras akan tetap bertahan di Istana Negara, “kalau perlu, saya tinggal sendiri di Istana untuk mempertahankan konstitusi,” ucap Akbar menirukan perkataan Gus Dur.

Berkaitan dengan rencana pertemuan antara pimpinan partai politik yang diprakarsai PDI-P, Partai Golkar siap untuk datang. “Kita justru meminta PDI-P untuk mengadakan pertemuan tersebut.(Anggoro Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: