Gus Dur iri dengan Supir Metromini


Gus Dur iri dengan Supir Metromini

Di pintu akherat seorang malaikat menanyai seorang sopir Metromini. “Apa kerjamu selama di dunia?” tanya malaikat itu.
“Saya sopir Metromini, Pak.”
Lalu malaikat itu memberikan kamar yang mewah untuk sopir Metro tersebut dan peralatan yang terbuat dari emas.
Lalu datang Gus Dur dengan dituntun ajudannya yang setia.
“Apa kerja kamu di dunia?” tanya malaikat kepada Gus Dur.
“Saya presiden dan juga juru dakwah, Pak.” Lalu malaikat itu memberikan kamar yang kecil dan peralatan dari kayu.

Melihat itu Gus Dur protes. “Pak kenapa kok saya yang presiden sekaligus juru dakwah mendapatkan yang lebih rendah dari seorang sopir Metromini?” Dua orang pria sedang “pipis” disebuah toilet di Kuala LumpurTiba-tiba yg seorang menoleh kepada pria di sebelahnya sambil berkata “Orang Indonesia ya” ya” jawab yg satunya”Muslim ya””betul””dari kota Jombang ya””Iya dari Jombang””Yg nyunat situ Haji Hanafi yg matanya buta sebelah ya””Betul” (sambil berpikir) “Tapi kok… mas bisa tahu semua itu?””Soalnya cuma Haji Hanafi yg sayatan sunatnya melenceng dan situ sedang mengencingi sepatu saya”..

Dengan tenang malaikat itu menjawab, “Begini Gus, saat Anda ceramah, Anda membuat orang-orang semua ngantuk dan tertidur, sehingga melupakan Tuhan. Sedangkan pada saat sopir Metromini mengemudi ngebut, ia membuat orang-orang berdoa.”

Iklan

1 Komentar (+add yours?)

  1. soegeng madulegi lmg jatiim
    Jun 13, 2013 @ 07:08:02

    Saya baru tersadar kalo orang yg kelihatanya bekerja untuk dunia aka n tetapi dapst krmuliaan di disi tuhanya…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: